- Asam Borat (Boraks): Biasanya digunakan untuk berbagai tujuan industri seperti pembuatan gelas, anti jamur, dan pembasmi serangga. Penggunaan boraks pada makanan umumnya dilakukan untuk pengawetan, pengentalan, dan pengerasan. Namun, boraks beracun bagi tubuh dan bisa menyebabkan kerusakan serius pada organ-organ seperti ginjal, hati, dan sistem saraf.
- Dietilpirokarbonat: Digunakan sebagai pengawet dalam beberapa produk pangan, namun diketahui memiliki potensi karsinogenik.
- Formalin: Biasanya digunakan sebagai bahan pembunuh kuman dan pengawet dalam berbagai produk, termasuk makanan seperti ikan segar. Formalin dapat menyebabkan efek akut seperti iritasi dan efek kronis yang serius seperti gangguan sistem saraf dan potensi karsinogenik.
- Zat Warna yang Dilarang: Sejumlah zat warna telah dilarang penggunaannya dalam makanan dan minuman karena potensi karsinogeniknya. Contohnya, Auramine, Butter Yellow, Black 7984, dan lainnya.
Blog
Mengamankan Keamanan Pangan: Pentingnya Pengetahuan tentang Bahan Tambahan Pangan dan Dampaknya
Owner Tumbas
23 Aug 2023
1 views
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tinggalkan Komentar