Tips Belanja Sayuran Segar Online

Nia Nudiansyah

Nia Nudiansyah

Apr 07, 2019 — 2 mins read
Photo by <a href="https://unsplash.com/@sveninho">Sven Scheuermeier</a> on <a href="https://unsplash.com">Unsplash</a>

Photo by Sven Scheuermeier on Unsplash

Hidup di era digital memang serba dimudahkan. Saat ini cukup dengan membuka aplikasi dan beberapa kali klik, kita bisa membeli sayuran segar online. Kita juga bisa menghemat waktu karena sayuran segar yang dipesan bisa langsung diantar ke rumah. Tidak perlu repot-repot berkeliling pasar, menawar, bahkan antre untuk membayar.

Meskipun serba mudah, belanja sayuran segar online juga ada kiat tersendiri agar sayuran segar yang sudah kita beli tidak hanya berakhir di tempat sampah karena kelamaan disimpan di kulkas atau kelupaan untuk diolah.

Sebelum membeli sayuran segar online, kita harus memperhatikan jenis-jenis sayur apa saja yang kita butuhkan dan jangka waktu penyimpanannya. Masalah yang sering terjadi, sayuran yang sudah dibeli karena tidak lekas diolah atau tidak mudah habis justru menjadi layu di dalam kulkas.

Tips Belanja Sayuran Segar Online

Tips Belanja Sayuran Segar Online

Sebenarnya dengan belanja sayuran segar online melalui aplikasi kita bisa membeli produk sayuran sesuai kebutuhan sehingga tidak ada lagi cerita di akhir pekan membersihkan kulkas untuk membuang sayuran yang sudah layu, yang kita beli di awal minggu.

Begini tips membeli sayuran segar online lewat aplikasi.

Pertama, sebelum membuka aplikasi, jika terbiasa berbelanja mingguan, buatlah terlebih dahulu rancangan menu mingguan.

Tentukan jenis sayuran apa saja yang akan digunakan dalam menu mingguan tersebut.

Kombinasikan jenis sayuran yang akan dibeli, dari yang mudah layu hingga yang bisa bertahan kurang lebih semingguan.

Jangan membeli lebih dari enam jenis sayuran dalam sekali waktu untuk menjaga agar sayuran tidak terbuang percuma karena tidak habis diolah atau justru kelupaan dimasak.

Masaklah sayuran yang lebih mudah layu di awal-awal minggu, atau di awal resep mingguan. Misalnya, kangkung untuk tumis kangkung, atau bayam untuk sayur bening dimasukkan ke menu awal minggu.

Sayuran hijau cenderung lebih mudah layu. Meski sampai di tangan kita dalam keadaan segar, namun perlu juga diperhatikan cara penyimpanannya. Tidak semua sayuran segar dapat diperlakukan sama cara menyimpannya.

Sayuran segar yang akan dikonsumsi mentah sebaiknya dicuci kemudian ditiriskan hingga air yang menempel dari daunnya hilang. Sebisa mungkin lap bagian daun yang basah dengan kain untuk mengeringkan karena air yang menempel pada sayur yang sudah dicuci bisa memicunya menjadi mudah layu dan membusuk.

Setelah sayuran dicuci bersih, jika bagian sayuran ini memiliki akar, bagian akar bisa dibiarkan. Kemudian bungkus jenis sayuran hijau daun seperti selada dengan tisu makan.

Masukkan sayuran segar ke dalam wadah yang memiliki tutup kemudian masukkan di kulkas bagian penyimpanan sayur. Pastikan suhunya tidak terlalu dingin hingga justru akan membuat sayuran membeku.

Sayuran berbentuk umbi-umbian seperti kentang dan wortel juga lebih baik dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan. Hindari mengonsumsi kentang yang sudah bertunas karena mengandung racun dan berbahaya untuk tubuh.

Nah, itu tadi beberapa tips membeli sayuran segar online serta cara penyimpanannya. Untuk memudahkan belanja ke pasar tradisional cobalah berbelanja dengan aplikasi tumbas.in. Tumbas.in memiliki personal shopper sekaligus bagian quality control yang akan memastikan sayuran tetap segar sampai ke tangan konsumen. 

Tips
Read this next

Mengatasi Bocor Tipis Dalam Pengeluaran Belanja Mingguan Dengan Aplikasi Belanja Sayur Online.

Coba tunjuk tangan, siapa yang kalau belanja mingguan ke supermarket suka gagal fokus dengan daftar belanja yang sudah dibuat? Alih-alih men...

You might enjoy

Sudah Tahu Bedanya Sayuran Hidroponik & Organik ?

Sering kan, mendengar kedua istilah ini ketika Anda berbelanja sayuran? Kira-kira sudah tahu belum bedanya sayuran hidroponik dan organik ap...