Cara Menghilangkan Bau Mulut Selama Berpuasa.

Nia Nudiansyah

Nia Nudiansyah

May 01, 2019 — 2 mins read
Photo by <a href="https://unsplash.com/@superkitina">Superkitina</a> on <a href="https://unsplash.com">Unsplash</a>

Photo by Superkitina on Unsplash

Saat berpuasa di bulan Ramadhan, ada salah satu keluhan yang umumnya dirasakan oleh sebagian orang yang berpuasa, yaitu perihal berbagai masalah yang timbul di area mulut. Mulai dari bibir pecah-pecah hingga bau mulut. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghilangkan bau mulut selama berpuasa.  

Photo by <a href="https://unsplash.com/@superkitina">Superkitina</a> on <a href="https://unsplash.com">Unsplash</a>

Photo by Superkitina on Unsplash

Saat sedang berpuasa, kita tidak mengasup makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Kondisi tersebut dapat menjadi penyebab terjadinya halitosis. Namun kondisi tersebut tidak perlu ditakuti karena tidak membahayakan kesehatan dan umum terjadi pada orang yang sedang berpuasa.

Meskipun begitu, kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan untuk menghilangkan atau mengurangi bau mulut.

Pertama, pada saat makan sahur hindarilah mengonsumsi makanan yang memiliki aroma menyengat, misalnya petai, jengkol, atau bawang bombai.

Hindari juga makanan yang terlalu tinggi kadar gulanya karena, sisa gula di dalam rongga mulut akan membuat bakteri berkembang biak dengan pesat.

Minumlah minimal delapan gelas atau dua liter air setiap harinya. Bagi jadwal mengonsumsi minuman menjadi beberapa bagian. Tercukupinya jumlah air di dalam tubuh menghindarkan mulut kita dari kondisi yang kering. Kondisi yang kering juga bisa memicu munculnya bau mulut.

Jangan lupa untuk selalu menggosok gigi ketika selesai mengonsumsi makanan berbuka, terutama saat sebelum tidur.

Buatlah larutan alami untuk berkumur-kumur, yang terdiri dari segelas air hangat dan satu sendok garam serta beberapa tetes air jeruk nipis.

Berkumurlah selama tiga puluh detik, kemudian dibuang. Air garam bekerja seperti antiseptik yang akan mengusir bakteri penyebab bau mulut.

Jika ingin menggunakan moutwash, pilihlah jenis yang tanpa alkohol dan berkumurlah sehabis menyikat gigi setelah makan sahur untuk menghilangkan bau.

Pastikan untuk menyikat gigi dengan menjangkau seluruh bagian dalam mulut, termasuk sela-sela gigi. Hal ini untuk mencegah sisa makanan tersangkut di mulut dan jadi tempat bakteri berkembang biak.

Jika sulit menggunakan sikat gigi, bisa menggunakan benang gigi, untuk menghilangkan sisa makanan yang menyelip di antara gigi.

Menyikat  gigi pada siang atau sore hari juga bisa menjadi alternatif cara untuk  menghilangkan bau mulut saat puasa ketika merasa benar-benar diperlukan.

Agar terasa nyaman, menyikatlah tanpa menggunakan pasta gigi. Cukup basahi sikat dengan air kemudian bersihkan gigi dan rongga mulut dengan sikat tersebut.

Bagian yang seringkali terlewatkan ketika menyikat gigi adalah membersihkan lidah. Lidah juga bisa jadi sarang bakteri sehingga muncul bau mulut. Gunakan alat khusus pembersih lidah yang banyak dijual di toko.

Tips
Read this next

Beberapa Tradisi Unik Menyambut Bulan Puasa Di Semarang.

Sebagai kota tujuan wisata budaya dan religi, Semarang memiliki banyak tradisi unik yang hanya berlangsung menjelang bulan Ramadhan. Tradisi...

You might enjoy

Menjaga Kesehatan Dan Kebugaran Selama Puasa Ramadhan.

Siapa yang tidak ingin tetap sehat dan bugar selama menjalani puasa di bulan Ramadhan. Tubuh yang tetap fit dan sehat menjadi kunci untuk da...